8 November 2011

Mengingatkan Kiamat Keadaan Di Hari Arafah

Mengingatkan Kiamat Keadaan Di Hari Arafah
Diantara pelajaran penting dan penuh makna dari pelaksaan ibadah haji adalah berkumpulnya banyak orang di tempat penuh berkah yang di saksikan oleh semua jamaah haji di hari Arafah. Mereka wukuf di Arafah sambil mengucapkan talbiyah dan memohon kepada Allah Ta’ala, mengharap rahmat-Nya dan takut akan adzab-Nya memohon karunia-Nya yang berlimpah di hari berkumpulnya umat Islam terbesar yang pernah di saksikan.

Wukuf di Arafah mengingatkan kaum Muslimin akan adanya pengumpulan yang maha besar nanti di hari Kiamat. Kala itu, seluruh manusia dari yang pertama sampai yang terakhir akan berkumpul untuk menunggu keputusan Allah Ta’ala kemudian mereka akan berjalan menuju tempatnya masing-masing. Ada yang mendapatkan nikmat yang kekal dan ada pula yang tertimpa azab yang sangat pedih. Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita termasuk golongan yang pertama.


Ibnu Qayyim rahimahullah dalam sya’ir mimiyyahnya mengatakan :

Sungguh agungnya hari pengumpulan itu. Seperti pengumpulan di hari Kiamat, namun hari Kiamat itu lebih dahsyat

Kedahsyatan hari Kiamat itu sudah tidak diragukan lagi.
Allah Ta’ala berfirman :"Dan mereka akan dibawa ke hadapan Rabbmu dengan berbaris."
(QS. al-Kahfi /18:48).

Allah Ta’ala juga berfirman :Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).
(QS. al-Haqqah / 69:18).

Pada hari Kiamat itu, Allah Ta’ala mengumpulkan semua hamba-Nya, sebagaimana firman-Nya : "Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari Kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya".
(QS. an-Nisa / 4:87).

Dan Allah Ta’ala berfirman :"(Ingatlah) hari (yang di waktu itu), Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan."
(QS. at-Taghabun / 64:9).

Dan Allah Ta’ala berfirman :"Hari Kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh semua makhluk)."
(QS. Hud / 11:103).

Pada hari pengumpulan itu tidak ada perbedaan antara umat terdahulu dan yang terakhir. Semua berkumpul di waktu yang sangat agung itu :"Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian, benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal."
(QS. al-Waqi’ah / 56:49-50).

Tidak ada seorang pun yang tidak menghadiri perkumpulan itu, walaupun badannya hancur di ruang angkasa, dan hilang di telan bumi dan di makan burung atau binatang buas. Semuanya akan dikumpulkan dan tidak ada cara untuk menghindar.

Allah Ta’ala berfirman :"Dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka."
(QS. al-Kahfi / 18:47).

Allah Ta’ala juga berfirman : "Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari Kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. al-Baqarah / 2:148).

"Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Rabb Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti, dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari Kiamat dengan sendiri-sendiri."
(QS. Maryam / 19:93-95).

Mereka akan dikumpulkan di bumi yang berbeda dengan bumi mereka di dunia. Allah Ta’ala berfirman : "(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
(QS. Ibrahim / 14:48)

Bumi yang menjadi tempat berkumpulnya manusia nanti di akhirat telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Sahal bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan, “Aku telah mendengarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Pada hari Kiamat kelak, manusia akan dikumpulkan di bumi yang sangat putih berbentuk bulat pipih dan datar seperti roti bulat yang putih tidak ada tanda (bangunan) milik siapapun di atasnya.
(HR. al-Bukhari, no. 6521 dan Muslin no. 2790).

Maksudnya (mereka di kumpulkan) di atas bumi yang datar, tidak ada dataran yang tinggi ataupun rendah, tidak ada pegunungan dan bebatuan dan tidak ada tanda tempat tinggal ataupun bangunan.

Mereka dikumpulkan dalam keadaan tidak mengenakan sandal, telanjang tidak mengenakan pakaian, dalam keadaan tidak berkhitan. Dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum, ia menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Sesunggunya kalian akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan belum dikhitan, lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah Ta’ala (yang artinya) : Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kami lah yang akan melaksanakannya.
(QS. al-Anbiya / 21:104).
(HR. al-Bukhari, no. 3349 dan Muslim no. 2860).

Disebutkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, ketika Ia mendengarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :Manusia akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan belum dikhitan. Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, wanita dan laki-laki semua akan saling melihat satu sama lain ? Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Wahai ‘Aisyah kondisinya mengalahkan keinginan mereka untuk saling melihat satu sama lain
(HR. Bukhari no. 6527 dan Muslim no. 2859).

Pada hari itu, letak matahari semakin dekat ke manusia sehingga jaraknya hanya satu mil saja, sementara itu tidak ada tempat bernaung kecuali naungan Arsy (singgasana Allah). Diantara manusia, ada yang mendapat naungan Arsy dan ada pula yang terpanggang oleh panasnya matahari. Panas matahari itu menyengat dan menambah penderitaan serta semakin menimbulkan kegelisahannya. Kala itu, manusia saling berdesakan dan saling berhimpitan satu sama lain, sehingga terjadi saling dorong, kaki-kaki saling menginjak dan tenggorakan kering karena kehausan. Sungguh pada waktu itu, manusia mengalami tiga hal yang sangat berat dalam waktu yang bersamaan, yaitu panasnya sengatan matahari, kerongkongan yang kering serta badan berdesakan. Sehingga tak ayal lagi, keringat bercucuran dan tumpah ke tanah, sehingga membasahi kaki-kaki mereka sesuai dengan kedudukan dan kedekatan mereka dengan Rabb mereka. Diantara manusia ada yang keringatnya sampai ke bahu dan pinggangnya; dan di antara mereka ad yang keringatnya sampai di telinga; Dan ada yang benar-benar tenggelam dalam keringatnya sendiri.[1] Semoga Allah Ta’ala memelihara dan menyelamatkan kita.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Pada hari Kiamat, manusia berkeringat, sehingga keringat mengalir ke bumi tujuh puluh hasta dan menenggelamkan mereka hingga telinga
(HR. al-Bukhari, no. 6532).

Dari Miqdad bin al-Aswad radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Pada hari Kiamat, matahari didekatkan ke manusia hingga kira-kira sebatas satu mil. Lalu manusia berkeringat sesuai amal perbuatan mereka. Di antara mereka ada yang berkeringat hingga (merendam) tumitnya; Diantara mereka, ada yang berkeringat sampai (menenggelamkan) lutut; Diantara mereka, ada yang berkeringat sampai (merendam) pinggangnya; Dan ada yang dikendalikan oleh keringatnya sendiri. (al-Miqdad , Sahabat yang meriwayatkan hadits ini) mengatakan, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan isyarat dengan tangan ke arah mulut beliau.”
(HR. Muslim no. 2864).

Sehari mereka berdiri (di padang mahsyar) sama dengan lima puluh tahun dunia ii.

Allah Ta’ala berfirman :

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Rabb dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.
(QS. al-Ma’arij / 70:4).

Disebutkan dalam Shahih Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada seorang pun pemilik emas dan perak yang tidak mengeluarkan zakatnya melainkan di hari Kiamat akan dibuatkan setrika dari api yang dinyalakan dalam neraka. Lalu disetrikakan pad perut, dahi dan punggungnya, setiap kali setrika itu dingin maka akan dipanaskan kembali untuknya di hari yang setara dengan lima puluh ribu tahun (di dunia) hingga perkaranya di putuskan, barulah ia melihat jalan keluarnya apakah akan ke surga atau ke neraka.
(HR. Muslim no. 987).

Namun, kondisi ini akan diringankan oleh Allah Ta’ala bagi orang-orang yang beriman. Kita memohon karunia kepada Allah Ta’ala yang Maha Pemurah. Dalam kitab Mustadrak al-Hakim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Lama hari Kiamat bagi orang-orang beriman seperti waktu antara Zhuhur dan Ashar. (al-Mustadrak, 1/84) dan dishahihkan al-Albani rahimahullah dalam Shahihul Jami’, no. 8193).

Allah Ta’ala juga akan menaungi orang-orang beriman dengan naungan-Nya di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.
Allah berfirman dalam hadits qudsi :"Dimana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan menaungi mereka saat tidak ada naungan pada hari ini selain naungan-Ku."
(HR. Muslim no. 2566).

Pada hari itu, seluruh manusia meminta tolong kepada para Nabi. Mereka meminta agar diberikan syafaat di sisi Allah Ta’ala untuk segera menentukan dan memutuskan perkara diantara para hamba. Namun semua nabi menyampaikan alasan tidak bisa memberikan syafa’at kecuali nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Itu untuk saya.” Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi dan sujud di bawah Arsy Rabbil alamin, Allah Ta’ala mudahkan beliau untuk mengucapkan ucapan syukur dan pujian-pujian yang baik yang sebelumnya tidak pernah diajarkan untuk seorangpun, kemudian Allah Ta’ala berfirman kepada Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Angkatlah kepalamu! Mintalah niscaya engkau akan diberikan! Dan berilah syafa’at niscaya syafaatmu (akan didengar)! Dan di saat itulah Allah Ta’ala datang untuk memberikan keputusan untuk para hamba-Nya.

Allah Ta’ala berfirman :"Dan Rabbmu datang, sementara para malaikat berbaris-baris, dan pada hari itu neraka Jahanam diperlihatkan; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia (manusia) mengatakan, “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.”
(QS. al-Fajr / 89:22-24).

Dalam sebuah bait syair disebutkan

Ingatlah ketika engkau datang menghadap Allah seorang diri. Sementara timbangan untuk amalan telah ditegakkan. Segala yang menutupi maksiat telah dimusnahkan. Sementara dosa datang tanpa ada penutup.

Maka marilah kita merenungi hari yang sudah dijelaskan untuk kita, Kita merenungi kondisi yang sudah diberitakan kepad kita, Hendaklah kita mempersiapkan segala yang diperlukan dan hendaklah kita senantiasa bertakwa kepad Allah, karena sesungguhnya takwa adalah bekal terbaik.

Allah Ta’ala berfirman di akhir ayat-ayat tentang ibadah haji :"Dan bertakwalah kepad Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya."
(QS. al-Baqarah / 2:203).

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita semua temasuk para hamba-Nya yang senantiasa bertakwa, dan semoga Allah Ta’ala melindungi kita semua dari kehinaan di hari kiamat dan kita memohon dengan karunia dan kemurahan Allah Ta’ala supaya kita termasuk orang-orang yang selamat.

Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Abbad

Sumber: Majalah As-Sunnah edisi: 06/thn XV/Dzulqadah 1432H/Oktober 2011M
Madrasah Ibnu Abbas As-Salafy Kendari

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Mengingatkan Kiamat Keadaan Di Hari Arafah.Semoga berguna dan bermanfaat saudaraku...

Artikel Terkait :



Share this history on :

55 komentar:

ROe Salampessy mengatakan...

nice artikel akhy. :)

Terima kasih saudaraku ROe Salampessy atas komentarnya!
al kahfi mengatakan...

trims tausiyahnya sobat,

Terima kasih saudaraku al kahfi atas komentarnya!
Arif Zunaidi Riu_aj mengatakan...

"Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita semua temasuk para hamba-Nya yang senantiasa bertakwa, dan semoga Allah Ta’ala melindungi kita semua dari kehinaan di hari kiamat dan kita memohon dengan karunia dan kemurahan Allah Ta’ala supaya kita termasuk orang-orang yang selamat."

Amin... terima kasih doa dan wejangannya ya.... :)

Terima kasih saudaraku Arif Zunaidi Riu_aj atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@ROe Salampessy : Semoga bermanfaat saudaraku..hanya sekedar berbagi hal yang bermanfaat Insya Allah
@al kahfi : Semoga juga bermanfaat saudaraku
@Arif Zunaidi Riu_aj : Aamin..aamiin

Arif Zunaidi Riu_aj mengatakan...

Izin follow ya. Jika tidak keberatan, boleh difollowback.
Terima kasih...

Terima kasih saudaraku Arif Zunaidi Riu_aj atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@Arif Zunaidi Riu_aj : Sudah di follow saudaraku...

Ami mengatakan...

Saya pernah juga menulis tentang padang mahsyar ini. tapi saya menulis ada kelompok yang dinaungi oleh Allah, dan mereka berhak minum dari sungai yang mengalir dari surga. cerita macam seperti ini memang membuat saya deg-degan, saya belum cukup banyak beramal shalih, baru sebatas belajar saja. ijin follow

Terima kasih saudaraku Ami atas komentarnya!
Zaenal mengatakan...

Selalu ada posting yang sangat bermanfaat untuk dunia dan akhirat di blog abu faraz, sangat bermanfaat
terimakasih sudah mengingatkan,
syukron, jazakallah

Terima kasih saudaraku Zaenal atas komentarnya!
jobkolom mengatakan...

Blog walking.. langsung disuguhi sebuah renungan diri.. nice information.. Happy Bloging sahabat..

Terima kasih saudaraku jobkolom atas komentarnya!
Tautan Pena mengatakan...

Pena hadir dan absen pagi sob...benra-benar kita diingatkan akan hari kiamat sob.Pastinya kita akan mengalaminya nanti setelah mengalami alam kubur dan setiap manusia akan dihisab menurut amalnya masing-masing.
Terima kasih abu telah turut mengingatkan

Terima kasih saudaraku Tautan Pena atas komentarnya!
cardiacku mengatakan...

Pagi-pagi disuguhi ilmu yang bermanfaat, lengkap dengan dalilnya juga...terima kasih

Terima kasih saudaraku cardiacku atas komentarnya!
adigt mengatakan...

kadang kala mendengar harikiamat itu begitu menyeramkan,,
salam kenal mas
kunjungan kembali

Terima kasih saudaraku adigt atas komentarnya!
Irma Devi Santika mengatakan...

subhanallah..
terima kasih sudah diingatkan. artikel yang sangat bermanfaat.. :)

Terima kasih saudaraku Irma Devi Santika atas komentarnya!
yAhyA mengatakan...

syukran Kawan atas Tulisannya...

Terima kasih saudaraku yAhyA atas komentarnya!
Rama88 mengatakan...

denger kiamat jadi merinding saya sobat,, mengingat sangat banyak dosa saya di dunia ini,, hiks,, terima kasih sudah mengingatkan ,, :)

Terima kasih saudaraku Rama88 atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@Ami : Terima kasih telah berbagi ilmunya juga saudaraku...
@Zaenal : Semoga bisa mengingatkan kita akan kehidupan nan pasti di akherat kelak sauadaraku..abu hanya sekedar berbagi
@jobkolom : Semoga bermanfaat saudaraku..renungan ini

Abu Farras mengatakan...

@Tautan Pena : Terima kasih atas kehadirannya saudaraku pena..semoga bermanfaat.Abu sekedar berbagi
@cardiacku : Semoga bermanfaat saudaraku
@adigt : Semoga bermanfaat saudaraku

Abu Farras mengatakan...

@Irma Devi Santika : Semoga bermanfaat saudaraku
@yAhyA : Semoga bermanfaat saudaraku
@Rama88 : Kita pun banyak berdosa dan khilaf saudaraku

Farixsan Quilicuor (Faris Hardiyanto 177) mengatakan...

Wahhh ane juga blm follow blog ente nih wahhhh :D
postingan ini mengingatkanku pada amal perbuatanku :( ane blm 100% bersih nih sob :( terimakasih ya tausiyahnya :)

Terima kasih saudaraku Farixsan Quilicuor (Faris Hardiyanto 177) atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@Farixsan Quilicuor (Faris Hardiyanto 177) : Semoga postingannya bisa bermanfaat saudaraku..abu hanya berbagi.Terima kasih

CahNdeso mengatakan...

Ya Allahu ya Robbi, sesungguhnya hari-hariku untuk menghadap ke haribaan Allah SWT sudah makin dekat. Namun... apakah ada bekal yang sudah kupersiapkan demi kemaslahatan di akhirat?! Allahumaghfirli...
Thanks, sahabatku, artikel ini telah menggugah minatku untuk bersujud kepada Illahi Robbi.

Terima kasih saudaraku CahNdeso atas komentarnya!
tasbih cantik mengatakan...

makasih atas tausiyah nya, jazakumullah khair...

Terima kasih saudaraku tasbih cantik atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@CahNdeso : aamiin...aamiin
@tasbih cantik : Semoga bermanfaat saudaraku

chyardi mengatakan...

Salam kenal mas Abu Farras, artikelnya bagus mas, terima kasih banyak sudah mengingatkan saya, semoga Alloh SWT mengampuni semua dosa-dosa kita, aamiin.
Salam.

Terima kasih saudaraku chyardi atas komentarnya!
Penghuni 60 mengatakan...

membaca artikelmu adalah pelajaran yg berharga bagiku sob..
semoga kita termasuk kedlm org2 yg mendapatkan nikmat yang kekal.
amiin

mf baru bs berkunjung skrg

Terima kasih saudaraku Penghuni 60 atas komentarnya!
Outbound Malang mengatakan...

hadir sob,salam kenal

Terima kasih saudaraku Outbound Malang atas komentarnya!
Kang Topjer mengatakan...

artikel yg bermanfaat untuk introspeksi diri agar menjadi umat manusia yg lbih baik

Terima kasih saudaraku Kang Topjer atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@chyardi : aamin..aamiin doanya saudaraku
@Penghuni 60 : Semoga bermanfaat saudaraku..terima kasih atas kunjungannya
@Outbound Malang : Terima kasih atas kehadirannya saudaraku
@Kang Topjer : Semoga bermanfaat saudaraku

Belajar Komputer mengatakan...

semoga kita tergolong orang-orang yang senantiasa bertaqwa, nice post sobat, lengkap betul dengan ayat-

Terima kasih saudaraku Belajar Komputer atas komentarnya!
bopfive5 mengatakan...

selalu beribadah buat bekal masuk sorga dan tenang di dunia

Terima kasih saudaraku bopfive5 atas komentarnya!
bunggsu mengatakan...

semoga kita semua tergolong para hambahnya yang rajin beribah dan beramal,semoga nanti kelak masuk surga,,amin

Terima kasih saudaraku bunggsu atas komentarnya!
Farixsantips mengatakan...

kunjungan kemari lagi deh om sambil mengoreksi diri disini :( artikelnya bermanfaat banget kok :)

Terima kasih saudaraku Farixsantips atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@Belajar Komputer : aamiin..aamiin
@bopfive5 : Benar sekali saudaraku
@bunggsu : aamiin..aamiin
@Farixsantips : Terima kasih atas kunjungannya saudaraku

Iskaruji dot com mengatakan...

Kapan ya do'aku terkabul tuk bisa ikutan wukuf di padang Arafah?...moga terkabul. happy blogging!

Terima kasih saudaraku Iskaruji dot com atas komentarnya!
katils mengatakan...

muda-mudahan doa sy slalu terkabul

Terima kasih saudaraku katils atas komentarnya!
Belajar Photoshop mengatakan...

semoga kita tergolong dalam golongan yang segera menginsafi diri dan bertaubat di atas dosa dan pengkhianatan yang dilakukan terhadap sesama manusia...

Terima kasih saudaraku Belajar Photoshop atas komentarnya!
Asis Sugianto mengatakan...

jadi takut akan hari akhir nanti, yaitu kiamat sob...

Terima kasih saudaraku Asis Sugianto atas komentarnya!
anisayu mengatakan...

sungguh mengayomi hati, aku sangat suka artikel seperti ini

Terima kasih saudaraku anisayu atas komentarnya!
keyword terkenal mengatakan...

artikel yang sangat menginspirasi dan memotivasi saya untuk ingi segera merasakan kebersamaan dengan jutaan saudara muslim dari seluruh duni di padang arofah. semoga Alloh segera menjemputku untuk sampai di sana. Amiin

Terima kasih saudaraku keyword terkenal atas komentarnya!
Said Arsyad mengatakan...

subhanallah...

Terima kasih saudaraku Said Arsyad atas komentarnya!
Farixsantips mengatakan...

to abufarras, iya sama sama sob :) ane datang lagi deh siapa tau di ber makan oleh admin ini :)

Terima kasih saudaraku Farixsantips atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@Iskaruji dot com : Semmoga kita nanti akan 'Di undang Allah untuk menjadi tamu di Makkah' nanti suatu saat aamiin..aamiin
@katils : Semoga juga kita saudaraku aammin
@Belajar Photoshop : aamiin..aamiin

Abu Farras mengatakan...

@Asis Sugianto : Dengan rasa takut yang kita miliki maka akan membuat kita bersemangat untuk berbuat baik dan beramal sholeh saudaraku
@anisayu : Terima kasih semoga bermanfaat aerukelnya saudaraku..abu juga hanya berbagi
@Said Arsyad : Maha Suci Allah
@Farixsantips : Waduh kalau silaturahmi di dunia maya tidak bisa menyediakan makan saudaraku...

blog-nailah mengatakan...

Terima kasih telah diingatkan kawan...

Terima kasih saudaraku blog-nailah atas komentarnya!
Ahong mengatakan...

Hanya 1 kalimat yang saya pikirkan.
"Jangan membuat kiamat semakin dekat"

Terima kasih saudaraku Ahong atas komentarnya!
Aldio mengatakan...

merinding ane, karna teralu banyak dosa yg telah diperbuat, takut ah low kiamat belom siap :D

Terima kasih saudaraku Aldio atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@blog-nailah : Mengingatkan kepada diri sendiri juga saudaraku
@Ahong : Benar juga saudaraku..yang tepenting adalah 'bekal'kita untuk menghadapi hari yang pasti terjadi ini
@Aldio : Untuk itulah saudaraku marilah kita semenjak sekarang 'mempersiapkannya' dengan sebaik mungkin dengan beramal kebaikan saudaraku

BLOGCUNAYZ mengatakan...

iiiiih serem ah kalo bahas tentang kiamat apalagi saya masih banyak dosa,trus banyak isu 2012 kiamat lagi,tapi kita tidak boleh percaya,kiamat bisa datang kapan saja munkin besok atau lusa

Terima kasih saudaraku BLOGCUNAYZ atas komentarnya!
Ziink - Kaos mengatakan...

Artikel yang sangat bermanfaat sobat
Sebagai pengingat agar kita tidak berbuat dosa dan maksiat

Terima kasih saudaraku Ziink - Kaos atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@BLOGCUNAYZ : Kapannya itu adalah Rahasia Allah Ta'ala saudaraku..Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam saja tidak tahu kapan terjadinya kiamat.Hanya digambarkan dengan fenomena dan kejadian-kejadian ynang telah dijelaskan dalam banyak hadist Rasulullah

Abu Farras mengatakan...

@Ziink - Kaos : Semoga bermanfaat saudaraku....

ZONA DOWNLOAD GRATIS mengatakan...

kiamat kapan saja bisa terjadi, entah sekarang,esok atau pun lusa. Kita harus banyak berbuat baik supaya bisa mendapat nikmat yang kekal

Terima kasih saudaraku ZONA DOWNLOAD GRATIS atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@ZONA DOWNLOAD GRATIS : Kiamat adalah rahasia Allah saudaraku..Salah satu hikmahnya adalah bahwa kita harus memperbanyak amal kebaikan dan amal sholeh dalam dunia ini saudaraku

Ary_Putra mengatakan...

perbanyak sedekah, perbaiki amal perbuatan selama hidup di dunia. membawa berkah di Akhirat kelak. Insya Allah

Terima kasih saudaraku Ary_Putra atas komentarnya!
Abu Farras mengatakan...

@Ary_Putra : Semoga bermanfaat saudaraku

Poskan Komentar

Terima kasih sahabat telah sudi bersilaturahmi di Muhasabah ini.
Silakan untuk memberikan komentarnya sahabat...dimohon untuk tidak melakukan SPAM ya sahabat...Terima kasih

Email subscribe

Berlangganan Artikel Muhasabah Via Email Sahabat

Copyright © 2010 Muhasabah - All Right Reserved. Design by Java Templates - Powered by Blogger