Ad
Sunday, March 31, 2013

Cara Mensyukuri Nikmat

Mensyukuri nikmat Allah adalah merupakan bagian dari bagian dari keimanan kita kepada Allah Ta'ala. Dan nikmat yang sangat besar bagi manusia adalah nikmat iman itu sendiri. Termasuk orang yang menyia-nyiakan nikmat Allah adalah orang yang menggunakan nikmat Allah tidak pada tempatnya, atau menggunakan nikmat Allah untuk kemaksiatan. Untuk itulah kita perlu mengetahui akan hakikat dan cara mensyukuri nikmat Allah atas limpahan karuniaNya atas diri kiri kita semuanya.

Nikmat yang dianugerahkan Allah kepada manusia, merupakan pemberian yang terus menerus, dengan berbagai macam bentuk lahir dan batin. Hanya manusia sajalah yang kurang pandai memelihara nikmat, sehingga ia merasa seolah-olah belum diberikan sesuatupun oleh Allah. Disebabkan ia tidak bersyukur kepada Allah dan tidak merasakan bahwa Allah telah memberi kepadanya sangat banyak dari permintannya.

Ibnul Qayyim memberikan pengertian syukur dalam Islam adalah bahwa syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah".(Madarijus Salikin, 2/244).

Cara Mensyukuri Nikmat Allah

Ada beberapa hal yang menjadi cara bersyukur atas nikmat Allah yaitu dengan :
  • Mensyukuri Nikmat Allah Dengan Hati. Cara bersyukur kepada Allah dengan hati ini maksudnya adalah dengan mengakui, mengimani dan meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya hanya dari Allah SWT semata.
  • Mensyukuri Nikmat Allah Dengan Lisan. Caranya adalah dengan kita memperbanyak ucapan alhamdulillah (segala puji milik Allah) wasysyukru lillah (dan segala bentuk syukur juga milik Allah).
  • Mensyukuri Nikmat Allah Dengan Perbuatan. Yaitu perbuatan dalam bentuk ketaatan kita menjalankan segala apa yang diperintah dan menjauhi segala apa yang dilarangNya. PerintahNya termasuk segala hal yang yang berhubungan dalam rangka menunaikan perintah-perintah Allah, baik perintah itu yang bersifat wajib, sunnah maupun mubah.
Selain ketiga cara bersyukur dan mensyukuri atas segala nikmat Allah yang ada pada diri kita semuanya ini, maka ada juga bentuk wujud kita ketika kita merasakan kenikmatan-kenikmatan yang datangnya hanya dari Allah Ta'ala. Dan hal ini dinyatakan dengan tanda orang yang bersyukur.

Tanda-tanda orang bersyukur kepada Allah bisa terlihat dari :
  1. Mengakui, memahami, serta menyadari bahwa Allah-lah yang telah memberikan nikmat. Pengertiannya di sini adalah bahwa segala nikmat pada dasarnya Allah yang memberikan kepada kita. Manusia adalah juga merupakan perantara dari Pemberi Nikmat yang sesungguhnya yaitu Allah. Orang yang bersyukur senantiasa menisbatkan setiap nikmat yang didapatnya kepada Allah Ta’ala, bukan kepada makhluk atau pun lainnya.
  2. Orang bersukur kepada Allah akan menunjukkan dalam bentuk ketaatan kepada Allah. Jadi tanda mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakan nikmat tersebut dengan beribadah dan taat menjalankan ajaran agama. Keanehan bila seseorang mengakui nikmat Allah, tetapi tidak mau menjalankan ajaran agama seperti halnya sholat, enggan belajar agama dan sejenisnya.
Ada beberapa dalil bersyukur bisa kita dapatkan dalam Al-Qur'an ini yaitu diantaranya : "Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang." (QS. An Nahl : 18.)
Abu Farras Ibrah
Saturday, March 23, 2013

Teladan Orang Tua Untuk Anak

Dalam sebuah kehidupan rumah tangga, peran orang tua dalam memberikan teladan baik untuk anak patut menjadi perhatian yang lebih agar dalam menjalankan proses pertumbuhan dan perkembangan sang anak dapat berjalan dengan baik juga. Karena dalam memberikan contoh teladan yang baik dari para orang tua kepada anak-anaknya adalah merupakan salah satu dari sekian banyak tanggung jawab orang tua pada sang anak.

Sebagai orang tua yang selalu menginginkan kebaikan pada anak-anaknya, maka hal ini harus dimulai dengan memperbaiki diri sendiri duu bagi para orang tua sendiri. Sehingga nantinya orang tua bisa memberikan contoh yang baik bagi buah hatinya. Teladan baik kepada anak yang harus dimulai dari perilaku orang tua dalam lingkungan rumah tangganya.

Kita harus berbuat baik kepada anak-anak kita maka anak-anak kita juga nantinya akan bisa menjadi anak yang berbakti kepada orang tua yaitu diri kita. Bila kita tak bisa berbuat baik kepada orang tua kita maka kita akan dapatkan anak-anak kita juga tak akan berbuat baik kepada kita. Kita berlindung kepada Allah atas hal ini. Untuk itulah kita memerlukan keteladanan orang tua yang baik untuk anak.

Teladan baik Orang Tua Untuk Anak

Dalam memberikan keteladanan serta contoh baik kepada anak kita sebagai Umat Islam tentunya harus mencontoh sunnah Rasulullah SAW. Karena beliau adalah teladan yang paling baik dalam menjalani kehidupan dunia maupun kehidupan di akherat kelak. Contoh akhlak yang baik beliau harusnya dicontoh oleh orang tua dalam rangka memberikan pendidikan akhlak kepada anak-anak.

Dalam sebuah teori belajar sosial dikatakan bahwa anak dalam masa balita sudah mulai menitu-niru apa yang dilakukan orang tua dalam kehidupannya sehari-hari. Inilah yang kita sebut dengan bahasa social lerning. Belajar dalam tahap anak ini salah satunya adalah dengan meniru apa yang dilihat dan didengar setiap hari dalam sebuah kehidupan rumah tangga. Demikian yang dimaksud teladan baik kepada anak pada proses permulaan yang semuanya di mulai dari proses meniru orang tua.

Beberapa teladan orang tua untuk anak yang baik dapat dimulai dengan melakukan kegiatan sehari-hari yang mencerminkan tingkah laku yang baik dan juga teladan baik orang tua pada anaknya yaitu :
  • Membiasakan mengekspresikan kasih sayang kepada anak. Ekspresi kasih sayang orang tua kepada anak bisa diwujudkan dengan memberikan pelukan atau pun sentuhan yang hangat. Ini akan mengajarkan kepada anak bahwasannya dalam kehidupan rumah tangga diperlukan kasih sayang yang tulus serta ikhlas bagi seluruh anggota keluarga.
  • Melatih memberikan salam dan menjawab salam. Hal ini akan kita bisa kita lakukan ketika orang tua atau pun anggota keluarga lainnya akan pergi atau pun kembali dari suatu tempat ke dalam rumah yang ditinggali. Selain hal tersebut merupakan contoh baik pada anak maka perlu ditambah pula dengan memberikan jabatan tangan ketika bertemu. Contoh memberikan salam dan menjawab salam dengan disertai berjabatan tangan ini akan mudah ditiru oleh anak manakala orang tuanya melakukannya setiap hari.
  • Mengajarkan dan membiasakan anak berdoa sebelum beraktifitas. Teladan baik Rasulullah SAW ini juga banyak terdapat dalam hadist-hadist yang shohih. Orang tua harus bisa mencontohkan sebelum menjalankan aktifitas apapun selalu dimulai dengan membaca doa. Minimal adalah dengan membaca basmalah. Karena banyak keutamaan bacaan basmalah ini dalam kehidupan sehari-hati kita.
Dan pada akhirnya teladan yang paling baik adalah diri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam baik teladan untuk keluarga, untuk sahabat, untuk tetangga dan juga teladan baik untuk masyarakat. Allah Ta’ala berfirman yang artinya : "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah" (QS al-Ahzaab : 21).
Abu Farras Akhlaq
Monday, March 18, 2013

Manfaat Memberikan ASI

Ketika sang bayi mulai lahir di dunia ini, maka peran sang ibu juga bertambah. Salah satunya adalah dengan memberikan ASI bagi sang bayi. Karena hal yang berhubungan dengan manfaat pemberian ASI dan juga kewajiban sang ibu untuk memberikan air susu ibu juga telah tercantum dalam Islam dan juga Al-Qur'an. Karena memang banyak kegunaan dan manfaat ASI ini baik bagi sang ibu atau pun manfaat ASI bagi kesehatan bayi dan juga pertumbuhan serta perkembangan sang bayi itu sendiri.

Hal yang berhubungan dengan pemberian air susu ibu ini tercantum dalam QS. Al Baqarah 233 yang artinya adalah "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

Manfaat Memberikan ASI

Ada beberapa manfaat memberikan ASI ini bagi sang ibu yang admin dapatkan dari salah seorang sahabat dengan postingannya yang berjudul manfaat ibu memberikan ASI yaitu :
  1. Ungkapan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya (bayinya). Ungkapan kasih sayang orang tua khususnya dalam hal ini adalah kasih sayang seorang ibu kepada anaknya adalah dengan memberikan ASI nya kepada bayi dan anak-anaknya. Sebuah bukti kasih sayang yang tak terelakkan dari seorang ibu kepada bayinya. Pemberian ASI seorang ibu kapada bayinya merupakan wujud kasih sayang yang nyata antara ibu dan anak bayi. Hubungan batin antara ibu dan bayi akan terjalin erat karena pada saat menyusui bayi menempel pada tubuh ibunya. Dengan begitu maka sang bayi bisa mendengarkan dengan jelas detak jantung ibu, serta juga bisa merasakan kehangatan sentuhan kulit ibu dan dekapan ibu yang penuh kasih sayang. Dan itu juga merupakan salah satu manfaat menyusui.
  2. Mencegah perdarahan setelah proses persalinan dan kelahiran. Dengan memberikan Inisiasi Menyusui Dini dari ibu kepada bayinya yang baru lahir maka hal ini yaitu memberikan ASI dan menyusui segera setelah melahirkan akan dapat mendorong terjadinya kontraksi rahim dan mencegah terjadinya perdarahan. Ini dapat membantu mempercepat proses kembalinya rahim ke posisi semula. Itu adalah salah satu manfaat ibu memberikan ASI bagi kesehatan dan juga pencegahan perdarahan post partum.
  3. Mengurangi akan resiko terkena kanker payudara dan kanker rahim. Dengan pemberian ASI maka manfaat ibu memberikan ASI salah satunya adalah mengurangi resiko terkena dua jenis kanker di atas. Menyusui dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara. Diperkirakan persentase pencegahannya mencapai 20%. Beberapa laporan dan penelitian juga menyebutkan bahwa menyusui juga dapat membantu mengurangi resiko terkena kanker indung telur dan kanker rahim.
  4. Mengurangi Berat badan ibu. Manfaat ibu memberikan ASI salah satunya adalah menurunkan berat badan. Seperti yang kita ketahui bahwasannya berat badan ibu selama menjalani proses kehamilan adalah bertambah dalam tiap bulannya. Nah dengan menyusui dan memberikan ASI ini dapat membantu ibu mengurangi berat badan. Sebagai informasi ketika menyusui itu berarti sama dengan membakar kalori sebesar 200 hingga 500 kalori perhari. Jumlah kalori yang sama jika anda berenang selama beberapa jam atau naik sepeda selama satu jam
  5. Alat Kontrasepsi Alamiah. Dengan seorang ibu menyusui dan memberikan ASI secara eksklusif dapat berfungsi sebagai alat kontrasepsi. Walaupun ini hanya berlaku selama 4 bulan setelah melahirkan, dan dengan catatan yang harus digaris bawahi bahwa pemberian ASI ini harus bersifat ekslusif. Hisapan bayi pada payudara ibu merangsang hormon prolaktin. Hormon prolaktin dapat menghambat terjadinya pematangan sel telur sehingga menunda kesuburan. Ini juga salah satu bagian dari manfaat menyusui.
  6. Praktis dan Ekonomis. Berbeda dengan kita memberikan susu formula pada awal-awal kelahiran yang tentunya juga kurang praktis serta juga dengan harga susu formula yang dewasa ini semakin meningkat makanya akan menambah anggaran keluarga untuk membelikan susu formula. Selain komposisinya yang sempurna, asi juga sangat praktis dan ekonomis. Selain itu asi sangat praktis, ibu tidak perlu repot mencuci dan merebus botol pada masa pemberian asi ekslusif, sehingga bisa menambah waktu istirahat bagi ibu, khususnya di malam hari
Demikian beberapa manfaat pemberian asi bagi sang ibu. Dan semoga para ibu akan semakin semangat dalam memberikan asinya karena memang begitu banyak manfaat pemberian ASI bagi bayi pula.
Abu Farras Info Sehat
Friday, March 15, 2013

Ciri Tanda Bayi Alergi Susu

Tentunya mempunyai anak yang sehat menjadi idaman kita sebagai orang tua. Dan menjaga kesehatan anak termasuk bagian dari ini adalah menjaga anak atau pun bayi yang alergi. Baik itu alergi susu sapi atau pun alergi susu formula perlu mendapat perhatian kita sebagai para orang tua. Karena bayi alergi susu jangan dibiarkan berlarut-larut karena bisa mengancam status kesehatan bayi dan anak-anak kita pula.

Proses alergi susu sapi pada anak sebenarnya bisa terjadi karena bayi atau pun anak yang bersangkutan lebih sensitif terhadap komponen protein susu (paling sering dalam hal alergi ini adalah akibat beta-lactoglobulin) atau pada proses pembuatan susu, sehingga komponen protein ini akan bereaksi dengan antibodi tubuh yang memicu terbentuknya immunoglobulin E (IgE). Inilah yang bisa menjadi penyebab bayi anak alergi pada susu baik itu susu sapi atau pun susu formula yang kebanyakan adalah terbuat dari protein susu pada sapi.

Tanda Bayi Alergi Susu

Yang dimaksud dengan pengertian alergi adalah seperti yang telah dibahas pada sobat blogger ini merupakan suatu kumpulan gejala sebagai reaksi imunologi tubuh terhadap suatu zat, baik itu berupa makanan atau pun sesuatu dari lingkungan. Zat yang dapat memicu alergi ini disebut dengan alergen dalam dunia medis kita mengenalnya. Orang tua harus cukup cermat dalam mengenali akan ciri bayi alergi susu sapi ini pula.

Alergi susu sapi termasuk alergi makanan yang biasa dijumpai pada bayi atau anak-anak. Paling banyak kasusnya terjadi pada anak di bawah 3 tahun karena mekanisme pertahanan saluran cernanya belum matang. Hal ini bisa terjadi karena adanya faktor penghambat masuknya protein susu sapi melalui lapisan epitel usus belum cukup matang, sehingga akan banyak bahan alergenik yang menembusnya. Protein yang bersifat alergenik ini kemudian masuk ke dalam sistem sirkulasi, dan selanjutnya sistem imun akan mengenalinya sebagai benda asing dan menyerangnya, sehingga terjadilah gejala alergi.

Tanda bayi alergi susu ini dapat kita jumpai bila seorang bayi atau pun akan mengalami beberapa gejala alergi susu sapi seperti halnya berikut ini :
  1. Kulit bayi atau anak akan menjadi kemerahan, gatal, bengkak, dan eksim.
  2. Bisa mengakibatkan gangguan saluran pencernaan pada bayi atau anak seperti halnya mual, muntah, diare, dan juga sakit perut.
  3. Pada saluran pernafasan bisa mengakibatkan timbulnya batuk pilek berulang, sesak nafas dan juga asma.
Alergi susu sapi pada umumya akan terjadi pada bayi yang diberikan susu formula dan memiliki bakat alergi yang diturunkan oleh salah satu atau pun oleh kedua orangtuanya. Hal ini disebabkan masalah alergi ini erat kaitannya dan dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan dan imunologi seseorang anak atau pun bayi.

Bayi alergi susu formula dapat terjadi dikarenakan ketika sistem kekebalan tubuh pada bayi / anak melakukan penilaian yang salah kepada zat-zat yang terkandung dalam susu sapi sehingga menyangka bahwa susu sapi tersebut dapat membahayakan tubuh maka sistem kekebalan tubuh akan melakukan serangkaian aksi dalam melawannya dan biasanya tanda yang kita dapatkan adalah reaksi alergi dan diekspresikan bayi anak akan sering rewel, dan juga gelisah disertai gejala umum alergi lainnya. Bila bayi anak alergi susu sapi tanda di atas akan terlihat.

Abu Farras Permata Hati
Wednesday, March 06, 2013

Arti Makna Ikhlas

Ikhlas adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan suatu amalan ibadah kita diterima Allah Ta'ala. Yang dimaksud dengan pengertian ikhlas adalah memurnikan ibadah atau amal shalih hanya untuk Allah dengan mengharap pahala dari Nya semata. Jadi dalam beramal kita hanya mengharap balasan dari Allah, tidak dari manusia atau makhluk-makhluk yang lain. Demikian adalah pengertian Ikhlas dalam Islam.

Imam Ibnul Qayyim menjelaskan arti ikhlas yaitu mengesakan Allah di dalam tujuan atau keinginan ketika melakukan ketaatan, beliau juga menjelaskan bahwa makna ikhlas adalah memurnikan amalan dari segala yang mengotorinya. Inilah bentuk pengamalan dari firman Allah dalam surat Al-Fatihah ayat 5 yang artinya: "Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan."

Arti Makna Ikhlas

Berhati-hatilah bila dalam beramal dalam hati kita menginginkan sesuatu dari tujuan-tujuan duniawi. Karena hal tersebut bisa menjadi pertanda kebinasaan karena Allah tidak akan menerima amal tersebut dan hanya menjadikannya seperti debu yang berterbangan sebagaimana firman Allah yang tercantum dalam QS Al-Furqan: 23 yang artinya: "Dan kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan lalu kami jadikan amal itu seperti debu yang berterbangan"

Ikhlas memang tidak mudah. Akan tetapi kita harus belajar dan mempraktekkan keihlasan itu sendiri. Demikian pula seperti yang tercantum dalam hadits qudsi yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Sesunggunhnya Allah telah berfirman: Aku sangat tidak butuh kepada sekutu, barang siapa yang mengerjakan suatu amalan yang dia menyekutukanKu di dalamnya maka akan Aku tinggalkan dia dan sekutunya" (HR. Muslim).

Ada beberapa hal yang merusak keikhlasan seseorang yaitu :
  1. Riya’. Pengertian riya adalah seseorang menampakan amalnya dengan tujuan orang lain melihatnya dan memujinya. Dan hal inilah yang termasuk pembatal ikhlas dalam islam. Sehingga kita harus berhati-hati terhadap ikhlas dan menanyakan pada diri kita sendiri Sudah Ikhlaskah Kita ?. Dan ini termasuk dalam perbuatan syirik dan dikategorikan syirik kecil. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Sesungguhnya hal yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil, maka para sahabat bertanya : ‘Apakah syirik kecil itu wahai Rasulullah?’. Beliaupun bersabda: ‘Syirik kecil itu adalah riya’. Pada hari kiamat ketika manusia dibalas dengan amal perbuatannya Allah akan berkata kepada orang-orang yang berbuat riya’, ‘Pergilah kalian kepada apa-apa yang membuat kalian berbuat riya’, maka lihatlah apakah kalian mandapat balasan dari mereka’"(HR. Ahmad ).
  2. Ujub. Yang dimaksud dengan pengertian ujub adalah adalah seseorang berbangga diri dengan amal-amalnya. Para ulama menerangkan bahwa ujub merupakan sebab terhapusnya pahala seseorang, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa ujub sebagai hal-hal yang membinasakan. Beliau bersabda yang artinya: "Hal-hal yang membinasakan ada tiga yaitu: berbangganya seseorang dengan dirinya, kikir yang dituruti, dan hawa nafsu yang diikuti"(HR. Al-Bazzar ).
  3. Sum’ah. Pengertian sumah adalah adalah seseorang beramal dengan tujuan agar orang lain mendengar amalnya tersebut lalu memujinya. Maka bahaya sum’ah sama dengan bahaya riya’ dan pelakunya terancam tidak akan mendapatkan balasan dari Allah, bahkan Allah akan membuka semua keburukannya di hadapan manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya : "Barangsiapa yang memperdengarkan amalannya maka Allah akan memperdengarkan kejelekan niatnya dan barang siapa yang beramal karena riya’ maka Allah akan membuka niatnya di hadapan manusia"(HR. Bukhari dan Muslim).
Demikian beberapa hal mengenai keikhlasan dalam yang ada dalam postingan sahabat blogger Taman Berbagi.

Abu Farras Akhlaq